airplane system

airbus

Home » Cerita Wirausaha » airplane systm

airplane systm

Saturday, October 22nd 2011. | Cerita Wirausaha

Airplane Systm Clothing, Makin Kokoh Dengan Kreatifitas

Oleh Alam Syah

Bagi para pecinta distro, apalagi distro Bandung pasti kenal dengan “dedengkot” distro yang satu ini, Airplane Systm Clothing. Tubagus Fiki Chikara, pemilik dan pengelola Airplane Systm ini memang dikenal sebagai pribadi yang kreatif dan inovatif di kalangan sahabat-sahabatnya. Kreatifitas Fiki, begitu sapaan akrab pemuda kelahiran tahun 1976 ini sebenarnya sudah terlihat sejak ia masih anak-anak. Fiki menceritakan sejak kecil ia memang senang mengoleksi dan mengumpulkan benda-benda dan pernak-pernik yang memiliki unsur kreatifitas, seperti sticker. Menginjak remaja koleksi sticker yang dimilikinya semakin banyak. Mulai saat itulah Fiki mencoba untuk menjual sebagian koleksi sticker miliknya kepada teman dan sahabat-sahabatnya. Awalnya Fiki mengaku hanya ingin mendapatkan uang tambahan.

airbus one

airbus one

Ternyata langkah yang diambilnya tersebut membawa perubahan besar dalam hidupnya, naluri bisnisnya-pun mulai terasah hingga sampai sekarang Airplane Systm yang digawanginya makin kokoh dan berkembang. Penjualannya sudah mencapai puluhan kota di Indonesia, bahkan kini Airplane sudah mampu menembus pasar ekspor Eropa dengan dibukanya satu cabang di Bordeaux, Perancis sebagai pusat pemasaran Airplane Systm di seluruh kawasan Eropa. Tahun lalu, 2010, Airplane Systm juga telah membuka cabang di Kuala Lumpur, Malaysia. Diterimanya produk Airplane Systm oleh pasar global menjadi bukti shahih betapa kemampuan Fiki dalam mengelola Airplane Systm.

Berani memulai dengan apa yang ada

Menarik jika ditarik kebelakang awal perkembangan Airplane Systm ternyata dimulai benar-benar dari nol. Berbeda dari kebanyakan distro dan butik yang memulai usahanya dengan gelontoran modal besar, tempat usaha yang strategis dan mewah, Fiki memulai usahanya tahun 1998-an dengan menitipkan produk hasil kreatifitasnya ke beberapa butik dan distro yang sudah berdiri. Hal tersebut dilakukannya karena ia belum memiliki tempat usaha. Namun keberaniannya tersebut membuahkan hasil yang sepadan. Tahun 2001 bulan September, Airplane Systm resmi memiliki toko sendiri dan terus berkembang hingga kini. Sekarang Airplane Systm memiliki karyawan tak kurang dari 30 orang, cabang di Eropa dan Kuala Lumpur serta brand image yang makin kokoh.

Badai pasti berlalu

Usaha tak selamanya mulus dan lancar, seperti yang dialami oleh Fiki dan Airplane Systm-nya. Badai ujian dimulai ketika partner usahanya mengundurkan diri sampai beberapa kali. Berganti-ganti partner tentu membuat Fiki harus bekerja dan berpikir ekstra keras untuk menyamakan visi dan beberapa hal. Hingga akhirnya ketika partner-nya mengundurkan diri lagi, Fiki memutuskan untuk mengambil-alih Airplane Systm dan mengelolanya sendirian.

Ujian selanjutnya adalah sulitnya memperoleh bahan baku, yang kalaupun ada barangnya langka dan harganya mahal. Kendala ini berlangsung cukup lama hingga sampai ada fase Airplane Systm tidak mampu memenuhi permintaan akan produk-produknya. Namun Fiki tak menyerah, ia terus berusaha dan mencari hingga akhirnya menemukan partner penyuplai bahan baku dengan kualitas yang bagus dan harga yang murah.

Ujian lainnya adalah saat Airplane Systm mulai dikenal luas oleh konsumen muncul produk palsu atau bajakan yang beredar luas. Aksi pembajakan tersebut menurut Fiki, bahkan berlangsung dari tingkat pedagang kaki lima hingga toko. Tentu saja hal tersebut menimbulkan kerugian materi dan yang lebih besar dari itu adalah kerugian brand image karena kualitas produk bajakan jauh dibawah standar kualitas Airplane Systm. Fiki sempat berpikir untuk mengambil langkah hukum dalam mengatasi aksi pembajakan tersebut, namun diurungkannya. Ia justru mengambil langkah kedalam, artinya Fiki meningkatkan kualitas dan kreatifitas produk-produk Airplane Systm. Fiki menyerahkan kepada konsumen untuk bebas memilih produk yang ingin dibeli.

Semua ujian dan badai tersebut membuat Fiki dan Airplane Systm justru makin eksis, kokoh, tangguh dan berkibar dalam bisnis clothing dan distro.

Kreatifitas tanpa batas

Fiki tak berhenti, kreatifitasnya makin meledak ketika ia meluncurkan Airbus One. Satu hal yang belum pernah dilakukan oleh toko dan distro manapun, bahkan terpikirkan-pun mengkin tidak. Fiki mengubah sebuah Bus besar menjadi distro dan outlet berjalan, sehingga konsumennya bisa membeli produk Airplane dimanapun mereka bertemu dengan Airbus One yang rutin berkeliling kota Bandung. Airbus One dan ekspor ke Eropa menjadi factor strategis bagi Fiki dan Airplane dalam membangun brand image. Rasanya hampir semua kalangan pebisnis distro sepakat, bahwa Airbus One adalah langkah hebat yang diambil Fiki.

Berbagi

Keberhasilan tak membuat Fiki lupa diri. Ia rajin ikut mengembangkan kelompok dan produk-produk kreatif dengan menjadi anggota atau sponsor mereka. Bahkan tak jarang Fiki menjadi pembicara pada beberapa seminar wirausaha untuk berbagi pengalaman dengan banyak orang. Ada beberapa hal yang bisa diambil hikmah dan semangat dari kisah Tubagus Fiki Chikara ini dalam ber wirausaha, diantaranya :

  • Berani memulai dengan apa yang kita miliki
  • Pantang menyerah dalam menghadapi ujian
  • Terus belajar dan membuka diri dan pikiran
  • Kreatifitas yang terus mengalir, dan
  • Menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan pelanggan

Semoga kisah Fiki dengan Airplane Systm-nya tersebut bisa menginspirasi kita dalam ber wirausaha. Selamat ber wirausaha dan sukses.

Alamat Airplane Systm : Jl. Aceh 44 Bandung Telp. (022) 4210092 Faks. (022) 4210092

http://www.theairplanesystm.co [adsense]

Artikel terkait :

Tips memulai wirausaha

Usaha budidaya ikan Discus

Abon Ikan Patin, Lebih Lezat Lebih Menguntungkan

Meraup Untung Dari Bisnis Distro, Factory Outlet dan Butik

Home Artikel Wirausaha

tags: , , , , , ,

Related For airplane systm

Comment For airplane systm

                       

              free counters