Oleh Alam Syah
Aquascape yang lebih dikenal sebagai kebun dalam air sebenarnya pada awalnya adalah cara mendesain pemandangan (landscape) di bawah air. Namun karena media yang banyak digunakan adalah tanaman, maka aquascape lebih dikenal dengan istilah “berkebun dalam aquarium”. Ini juga tidak terlepas dari tempat yang umumnya dipakai untuk “bercocok tanam” tersebut, yakni aquarium. Aquascape banyak digemari sebagai hobby pilihan sebagian orang karena cukup mengasyikkan dan bisa dilakukan meski dengan dana yang terbatas. Untuk membuat aquascape bisa menggunakan tanaman air yang bisa dicari di sungai, empang atau kolam. Media tanamnya-pun bisa menggunakan kayu pohon yang sudah mati. Menurut Ari, seorang perancang dan pebisnis aquascape, jika ingin lebih unik dan bagus bisa ditambah tanaman air import dari luar negeri. Tentu saja untuk ini kita harus merogoh kocek lebih dalam. Namun jika tidak, bisa menggunakan tanaman air yang dicari sendiri sehingga biaya pembuatan aquascape bisa lebih murah.
Aquascape sebagai hobby tidak saja menyenangkan, namun juga menghasilkan. Inilah yang dirasakan Ari yang sudah menjalani bisnis aquascape lebih dari lima tahun. Berawal dari hobby, kegemarannya membuat kebun dalam air akhirnyamendorong Ari untuk terjun dalam bisnis aquascape.
Pembuatan aquascape
Cara membuat aquascape juga tidak terlalu sulit, pertama kita siapkan bahan dan medianya terlebih dahulu, diantaranya ;
Media, yang bisa berupa ;
Langkah pertama buat dahulu desain aquascape yang diinginkan.Gambaran ini untuk membantu agar kita tidak asal-asalan dalam mendesain. Langkah selanjutnya persiapkan media dalam aquarium dengan susunan dari bawah keatas ;pasir malang, pupuk dasar, karbon aktif dan pasir halus. Kemudian letakkan tempat menempelkan tanaman, misalnya batu atau kayu pohon. Untuk menambah kesan alami, Ari biasanya menggunakan akar dari pohon yang sudah mati. Langkah selanjutnya tempelkan tanaman air pada kayu atau batu tersebut sesuai desain yang kita inginkan. Tambahkan pula lumut atau rumput air. Biasanya untuk pertama tanaman air tersebut perlu diikat agar tidak lepas. Baru setelah itu masukkan air kedalam aquarium dengan perlahan agar tidak merusak desain aquascape yang sudah kita buat.
Dalam beberapa hari tanaman dalam aquascape sudah akan mulai tumbuh. Disinilah diperlukan perawatan untuk menjaga keindahan aquascape. Bisadengan memotong tanaman yang tidak diinginkan tumbuh atau membentuknya sesuai desain yang diinginkan. Jangan lupa untuk memasang filter dan lampu pada aquarium. Ari juga menyarankan untuk menambahkan beberapa ikan kecil guna menghindari munculnya jentik-jentik nyamuk.
Perawatan aquascape
Perawatan aquascape bisa dilakukan dengan mengganti air seminggu sekali. Air yang diganti maksimal 60 % dengan cara menyedotnya perlahan agar tidak merusak ekosistem aquascape. Bisa juga dilakukan pemberian pupuk cair untuk kesuburan tanaman dalam aquascape.
Bisnis aquascape
Sebagai bisnis yang lebih mengedepankan hobby dan kreativitas, aquascape tidak memiliki standar harga. Namun ini yang menurut Ari justru menguntungkan. Karena sebagai penjual kita bisa menentukan harga sesuai dengan yang kita inginkan. Untuk harga aquascape yang sudah jadi Ari mengatakan bisa mencapai jutaan rupiah. Meski tidak memberikan angka pasti dari pendapatan bisnisnya, Ari mengaku memperoleh hasil yang cukup lumayan dari bisnis aquascape. Tips bisnis aquascape yang disampaikannya cukup satu, yakni kreativitas. Untuk itu ia mengaku rajin membeli buku tentang desain aquascape dan juga browsing lewat internet untuk lebih memperkaya desain produk aquascape-nya.
Jadi jika Anda punya hobby aquascape, mungkin hobby Anda bisa menjadi lahan bisnis yang mengasyikkan dan tentu saja menguntungkan. Selamat mencoba dan sukses.
Baca juga :
Rejeki Melimpah Dari Daur Ulang Sampah Botol Plastik
Meraup Untung Dari Bisnis Kue Rumahan
Home Artikel Wirausaha
tags: aqua scape, aquarium, aquascape, aquascaping, cara membuat aquascape, hobby, indo aquascape