ayam kampung unggulan

ayam kampung

Home » Cerita Wirausaha » ayam kampung unggulan

ayam kampung unggulan

Friday, September 9th 2011. | Cerita Wirausaha

Unggul Bersama Ayam Kampung Unggulan

Oleh Alam Syah

ayam kampung

Ayam kampung unggulan, belum banyak orang yang mengenalnya. Kebanyakan kita mengenal ayam kampung biasa. Sebenarnya tidak ada yang berbeda antara keduanya selain cara pemeliharaan dan manajemen ternaknya. Jika ayam kampung yang sudah kita kenal identik dengan ayam yang dipelihara oleh masyarakat dengan cara tradisional, maka ayam kampung unggulan adalah ayam kampung yang dipelihara dan diternakkan secara professional dengan menerapkan manajemen ternak. Cara seperti inilah yang akhirnya memunculkan potensi tersembunyi dari ayam kampung hingga disebut sebagai ayam kampung unggulan.

Daging ayam memang familier dan merakyat, siapa yang tidak kenal dan suka makan daging ayam ? Apalagi ayam kampung yang rasa dagingnya lebih gurih dan sehat, menjadikan ayam kampung sebagai salah satu pilihan konsumsi lauk bagi kebanyakan orang. Hal tersebut menjadikan potensi bisnis dari ayam kampung sangat menggiurkan selezat rasa daging ayam kampung itu sendiri. Inilah yang kemudian mendorong Bambang Krista untuk terjun di bidang usaha peternakan ayam kampung unggulan. Meski begitu menerjuni usaha peternakan unggas tidak bisa sembarangan dan asal-asalan. Tidak asal punya uang dan modal, kita harus mempelajari beberapa aspek dan hal sebelum menerjuni usaha peternakan unggas terutama ayam kampung unggulan. Jika tidak, bukan untung yang kita raih malah buntung yang kita dapat.

Bambang Krista menyarankan bagi pemula untuk memulai dengan usaha pembesaran ayam kampung unggulan terlebih dahulu. Baru setelah berkembang dan memahami seluk-beluk ternak ayam kampung unggulan bisa dikembangkan ke arah pembibitan dan penyediaan DOC (anakan) ayam kampung unggulan. Hal pertama yang harus diperhatikan menurut Bambang Krista sebelum memulai usaha ternak ayam kampung unggulan adalah memastikan ketersediaan DOC dan jaringan pemasaran hasil produk. Meski untuk pemasaran Bambang Krista mengatakan tidak perlu khawatir karena permintaan daging ayam kampung yang sangat tinggi setiap harinya. Langkah selanjutnya adalah ;

Persiapan kandang ayam kampung unggulan

Ada tiga macam kandang, yakni kandang box, kandang postal dan kandang baterai. Kandang box sebagai tempat pemeliharaan anakan ayam kampung unggulan atau DOC. Disebut kandang box karena bentuknya yang memang kotak. Dalam kadang box ukuran 1 x 1 m dapat diisi sebanyak 40 -45 DOC. Lama pemeliharaan DOC dalam kandang box +- 20 hari. Jangan lupa untuk memasang lampu penghangat dengan suhu 30 – 32 derajat celcius sebagai penghangat bagi DOC selama pemeliharaan dalam kandang box. Memasuki hari ke-21 ayam kampung unggulan tersebut dipindah ke kandang pembesaran atau kandang postal. Bambang mengatakan dalam kandang postal ukuran 5 x 20 m bisa diisi sebanyak 1200 ekor ayam kampung unggulan. Lama pemeliharan dalam kandang postal ini adalah ketika ayam kampung unggulan berumur 21 hari sampai waktu panen. Sedang kandang baterai khusus digunakan untuk ayam indukan dengan tujuan pembibitan.

Perawatan ayam kampung unggulan

Tidak jauh berbeda dengan ayam kampung biasa, perawatan ayam kampung unggulan hanya menekankan pada sistem pemberian pakan yang lebih teratur dan suplemen atau vitamin tambahan. Ditambah pemberian vaksin untuk menjaga kesehatan ternak ayam kampung unggulan. Vaksin air minum bisa diberikan dengan cara dicampur dalam air minum sesuai ukuran (vaksin ini bisa dibeli di toko obat peternakan). Bambang menyarankan agar ayam tidak diberi minum setidaknya 2 jam sebelum pemberian vaksin. Ini bertujuan supaya saat air minum yang sudah diberi vaksin diberikan akan langsung diminum oleh ayam karena ternak dalam keadaan haus. Vaksin air minum diberikan setiap 35 hari sekali.

Rahasia ayam kampung unggulan Bambang Krista

Ayam kampung unggulan hasil ternakan Bambang Krista memang disukai pelanggannya karena dagingnya yang lebih renyah dan gurih. Meski untuk pakan yang diberikan pada umumnya sama dengan pakan yang diberikan peternak ayam lainnya, yakni pakan pabrikan untuk DOC dan pakan pabrikan untuk ayam yang sudah masuk kandang postal atau pembesaran. Hanya saja Bambang membuat kreasi dengan mencampur pakan pabrikan dan pakan adonan sendiri dalam komposisi 50:50. Pakan buatan sendiri yang berupa campuran antara dedak jagung dan tepung terigu dipercaya membuat rasa daging ayam kampung unggulannya menjadi lebih gurih. Selain itu pakan adonan sendiri juga lebih murah bila dibanding dengan pakan buatan pabrik. Bambang menghitung untuk membuat pakan adonan sendiri diperlukan biaya +- Rp. 4000,- / kg, sedangkan pakan pabrikan harganya +- Rp. 5500,- / kg.

Tidak hanya itu, Bambang juga memberikan ramuah herbal kepada ternak ayam kampung unggulannya. Pemberian ramuan herbal ini mempunyai tujuan meningkatkan stamina, nafsu makan dan kualitas daging dari ternak ayam kampung unggulan miliknya. Ramuan yang diberikan berupa temulawak, cabe puyang, bawang putih, kapulogo serta beberapa tanaman obat herba lainnya yang ditumbuk halus lalu dicampurkan dalam air minum. Ramuan herba tersebut diberikan setiap hari. Satu lagi rahasia Bambang dalam beternak ayam kampung unggulan adalah pemberian pakan daun pepaya. Pakan daun pepaya mencegah ternak ayam kampung unggulan untuk bersifat kanibal jika merasa lapar.

Modal dan keuntungan ternak ayam kampung unggulan

Untuk memulai usaha ternak ayam kampung unggulan diperlukan modal yang tidak sedikit, itulah mengapa dikatakan tidak boleh asal-asalan. Namun tentu saja kita bisa memulai dengan skala yang lebih kecil dahulu sesuai kemampuan sembari belajar. Bambang menghitung untuk membuat 1 kandang postal ukuran 5 x 20 m diperlukan biaya +- 15 juta. Bahkan saat ini untuk biaya pakan per hari ternak ayam kampung miliknya, Bambang mengaku menghabiskan 5 – 6 juta perhari. Tapi hasil yang dihasilkannya juga sangat luar biasa. Per minggu Bambang mengaku bisa panen dengan hasil +- 100 juta, ini belum termasuk hasil telur ayam kampung unggulan yang ternyata cukup tinggi yakni mencapai Rp.1200,- per butir. Ditambah hasil penjualan DOC yang tiap bulan Bambang bisa menjual rata-rata 15 ribu DOC dengan harga Rp.4500,- per DOC. Terbayang kan berapa hasil yang diperoleh Bambang Krista dengan usaha ternak ayam kampung miliknya. Bagaimana Anda tertarik untuk mengikutinya ? Selamat mencoba dan sukses.

Baca juga :

Tips Memulai Wirausaha

Manisnya Usaha Budidaya Ikan Cupang

Rejeki Melimpah Dari Daur Ulang Sampah Botol Plastik

Home Artikel Wirausaha

tags: , , , , , ,

Related For ayam kampung unggulan

Comment For ayam kampung unggulan

                           Free Page Rank Tool
                       
              free counters
        Review http://www.artikelwirausaha.com on alexa.com