cerita wirausaha

semangat wirausaha

Home » Cerita Wirausaha » cerita wirausaha

cerita wirausaha

Monday, October 31st 2011. | Cerita Wirausaha

Cerita Wirausaha ; Pantang Menyerah, Unik dan Kreatif Membuat Bisnis Mereka Berkembang

Oleh Alamsyah

semangat wirausaha

kisah sukses usaha

Kick Andy, salah satu program acara televisi swasta yang ditayang ulang pada minggu 30 Oktober 2011 mengetengahkan sebuah tema cerita wirausaha yang menggugah semangat wirausaha. Andy F Noya, pembawa acara tersebut mengundang empat pemuda dengan usia sekitar 30 an tahun yang berani menerjunkan diri dalam dunia wirausaha. Lebih istimewa lagi karena keempatnya menjadikan cerita wirausaha sebagai pilihan dan bukan keterpaksaan karena tidak mendapatkan pekerjaan. Bahkan semuanya sempat bekerja di beberapa perusahaan yang bisa dibilang besar dengan posisi yang cukup menjanjikan. Tentu bukan hal mudah bagi siapapun untuk keluar dari “zona aman” dan merintis sesuatu yang “belum pasti”. Namun tekad, impian dan rencana besar hidup mereka yang menjadi sumber inspirasi dan semangat ber wirausaha. Rasanya bukan hal sia-sia jika kita sedikit menyimak kisah perjalanan cerita wirausaha mereka guna menumbuhkan semangat wirausaha dalam diri kita. Berikut sekelumit kisah mereka :

Rangga dengan Pecel Lele Lela miliknya. Siapa yang tak kenal “pecel lele lela” ? Cabangnya yang sudah mencapai 40 lebih tersebar di seluruh kota besar Indonesia dengan omzet lebih dari 4 milyar sebulan ini sudah cukup menjadi bukti sahih sebagai barometer kesuksesan Rangga dalam pilihan cerita wirausaha-nya. Bahkan kini Rangga sedang dalam proses membuka cabang di Arab Saudi sebagai upaya “menduniakan” pecel lele. Perjalanan Rangga dalam berwirausaha dimulai ketika ia merasa penghasilannya dalam bekerja tak lagi mencukupi kebutuhannya. Maka Rangga-pun memutuskan untuk ber-wirausaha membuka warung pecel lele bekerja sama dengan pemilik lahan usaha. Namun Rangga merasa kekurangan sebab ia harus memberikan bagi hasil kepada pemilik lahan dan sisanya baru masuk sebagai pendapatannya. Praktis Rangga tidak memperoleh keuntungan dari bisnis yang dijalaninya. Bahkan ada satu peristiwa ketika Rangga pulang ke rumah kontrakannya mendapati barang-barang miliknya sudah dikeluarkan dari rumah karena telat membayar kontrakan rumah. Menyerah ? Tidak, bukannya berhenti berwirausaha dan kembali bekerja pada perusahaan besar, Rangga justru memberanikan diri membuka cabang warung pecel lele lela miliknya. Hingga kini warung pecel lele lela miliknya jadi sebesar saat ini. Salah satu gebrakan yang diambilnya adalah “makan gratis bagi yang bernama lela”. Ya benar, jika Anda bernama Lela maka Anda bisa makan di warung pecel lele lela selamanya gratis. Ada motto yang menjadi sumber semangat dan inspirasi bagi Rangga yakni : “Susunlah rencana dan tujuan hidupmu sendiri, jika tidak kau hanya akan menjadi bagian dari tujuan dan rencana hidup orang lain”

Cerita Wirausaha Dewanto Purnomo, karyawan BUMN yang memilih berjualan boneka

Dewanto Purnomo adalah salah seorang karyawan bank dengan tugas marketingkredit. Jiwa cerita wirausaha tumbuh saat ia bertemu salah satu nasabahnya yang pengusaha boneka. Dewanto membaca motto dari perusahaan boneka nasabahnya yang cukup menggelitik hatinya, motto tersebut berbunyi “Selama wanita masih bisa hamil, maka berjualan boneka menjadi pilihan usaha kami”. Ketergelitikan hati Dewanto berlanjut hingga akhirnya ia berani memutuskan untuk re-sign dari pekerjaannya dan terjun total membesarkan usaha boneka miliknya. Kini dengan didukung pemasaran lewat media internet, bisnis bonekanya maju pesat. Pilihannya terjun ke dunia cerita wirausaha tidak salah, sekarang Dewanto memiliki apa yang tidak bisa diraihnya saat bekerja. Bahkan dengan sedikit bercanda ia mengatakan kelamaan bekerja dan terlambat karena tidak sejak awal menjadi wirausahawan.

Mohamad Rosihan, Insiyur ITB yang aneh. Aneh, begitulah pandangan teman dan saudaranya. Betapa tidak sarjana geodesi lulusan ITB ini malah keluar dari dari perusahaan besar dan posisi tinggi tempatnya bekerja. Bekerja sebagai manager project pada sebuah perusahaan IT consultant tidak membuatnya puas. Rosihan juga sempat bergabung Agrakom (Detik.com) sebagai internet Consultant. Namun ternyata impiannya adalah memiliki perusahaan sendiri. Rosihan kemudian memutuskan untuk bersolo karier dengan mendirikan sendiri perusahaan jasa IT consultant miliknya. Selain itu ia juga berjualan baju dengan mengambil (kulakan) di pasar tanah abang.

Cukup sulit baginya namun juga menggelitik, setiap hari senin sampai jum’at Rosihan bertemu dengan klien dan calon klien jasa IT consultant-nya. Tentu dengan pakaian rapi, berjas dan berdasi, namun hari sabtu dan minggu Rosihan berkeliling pasar tanah abang dengan memanggul gulungan kain dan menenteng barang kulakan. Hal yang paling ditakutinya adalah jika bertemu dengan kliennya di tanah abang. Hingga akhirnya Rosihan memutuskan untuk sepenuhnya serius dalam bisnis fashionnya. Ia pun membuka toko baju muslim yang diberinya nama “Saqina” di beberapa kota. Tercatat ia pernah membuka sampai 9 toko yang kemudian harus dipertahankan hanya 5 toko karena 4 toko lainnya mengalami kerugian.

Tahun 2005 Rosihan menemukan peluang market yang menurutnya luar biasa, yakni internet. Keahliannya sebagai IT consultant dan kepandaiannya membangun website sebagai pengalamannya bekerja di AgraKom sangat membantunya dalam mencoba pemasaran produk baju muslim miliknya melalui media online. Terkejut, karena dalam tahun pertama mencoba “internet marketing” itu bisnisnya tumbuh mencapai 500%. Kini cabang Saqina (toko baju muslim) miliknya sudah ada di beberapa kota dan didukung dengan pemasaran melalui media online.

Cerita Wirausaha Saptuari Sugiharto, wong Jogja yang nyentrik dengan bisnis kreatifnya

Sempat bekerja sebagai karyawan di beberapa perusahaan saat kuliah, Saptuari justru melipat ijazahnya rapi-rapi dan menyimpannya di dalam almari setelah ia menyelesaikan pendidikannya di UGM. Saptuari memutuskan diri untuk terjun dalam dunia cerita wirausaha. Sarjana Geografi UGM ini memilih bisnis kreatif sebagai pilihan wirausaha-nya. Kedai Digital, itulah nama bisnisnya. Bergerak dibidang jasa pengadaan souvenir seperti mug, pin, gantungan kunci dan asesories merchandise lainnya dengan sentuhan pribadi seperti foto ataupun tulisan lucu dan menggelitik.

Bisnisnya dimulai dengan menggadaikan kendaraan miliknya dan sertifikat tanah milik orang tuanya. Dengan modal yang terkumpul itu ia menyewa sebuah tempat usaha dan harus berbagi dengan beberapa becak. Pagi hingga sore hari tempat tersebut digunakan saptuari sebagai kedai digital-nya, lalu malam hari dipakai sebagai kandang becak.

Yang menjadikan bisnis kedai digital bertahan dan berkembang ditengah persaingan adalah pelayanan yang menempatkan pelanggan sebagai pihak yang diistimewakan. Selain itu kedai digital juga menawarkan apa yang tidak ditawarkan oleh bisnis serupa, yakni boleh mencetak atau memesan walau hanya satu biji meski diakuinya pada awalnya hal tersebut menjadi hal yang sangat merepotkan. Namun ketekunan Saptuari membuahkan hasil, kedai digitalnya terus tumbuh dan mampu memberika lapangan kerja bagi banyak orang.

Namun tak selamanya segala sesuatunya berjalan mulus, gempa yang melanda Jogjakarta tahun 2006 membuat bisnisnya “ambruk”. Menyerah ? Tidak, Saptuari menyakinkan dirinya jika berhenti saat itu maka ia akan mengenang dirinya sebagai seorang pecundang. Saptuari-pun bangkit kembali dan kini Kedai Digital-nya makin tumbuh dan berkembang, bahkan kini ia telah mengembangkan konsep waralaba untuk bisnis Kedai Digital miliknya. Tahun 2007 Saptuari meraih “Cerita wirausaha Muda Mandiri” Award dan pada tahun 2008 ia dinobatkan sebagai salah satu penerima “Most Promising Entrepeneur Award”.

Itulah sedikit kisah hebat diantara kisah-kisah hebat wirausaha yang ada. Semoga bagi kita yang sudah bermimpi untuk menjadi wirausaha wan bisa lebih memantapkan langkah dan niat menerjunkan diri dalam dunia wirausaha. Selamat ber wirausaha dan sukses.

Baca juga :

Tips Memulai Wirausaha

Usaha Budidaya Ikan Discus

Bisnis Online Sebagai Alternatif Pekerjaan Sampingan

Airplane System Clothing, Makin Kokoh Dengan Kreatifitas

Home Artikel Wirausaha

tags: , , , , , , ,

Related For cerita wirausaha

Comment For cerita wirausaha